-
Anda Pengunjung ke-
- 18,575 hits
Pengantar
Selamat datang.
Semua tulisan dalam Tarian Raja Garuda akan dapat Anda pahami jika dibaca dengan hati. Untuk itu, lepaskan semua ikatan Anda. Ikatan yang tersisa antara saya dengan Anda hanyalah Allah SWT /Tuhan YME yang menguasai hidup mati kita dan Indonesia sebagai tanah air kita.Tarian Raja Garuda bersifat umum tetapi tidak untuk umum. Tarian ini mempunyai 14 macam gerak, 7 gerak menyentuh aspek materi, dan 7 gerak yang lain menyentuh aspek immateri ... INDONESIA (bukan Indonesia, apalagi indonesia) menanti di seberang jalan.
Dalam kesempatan ini, saya menghaturkan terima kasih kepada Wordpress karena telah memberi tampat kepada saya untuk mengabarkan kepada dunia bahwa Tarian Raja Garuda masih ada.
Terima kasih atas kunjungannya, salam.
Penutup
Hanya sampai di sini membumikan Negeri Khayangan yang dapat saya lakukan. Jika yang saya sampaikan itu benar maka kebenaran itu milik Allah SWT, jika salah maka sebagai manusia biasa saya minta maaf. ”Tak” ada keharusan bagi Garuda untuk melaksanakan Tarian Raja Garuda. Asal tidak malu membangun kebohongan di atas kebohongan, lanjutkan. Asal tidak malu memperkaya diri sendiri di atas kemiskinan orang lain, lanjutkan. Asal tidak malu ..., asal tidak malu ..., lanjutkan. Ingat, yang dinilai actionnya, bukan yang dikatakannya. Salam.Tanda
Agama Artikel asal Bahasa Indonesia bangsa Belajar bela negara bohong cerpen Drama ekonomi Guru Indonesia kanal keadilan kelurahan korupsi Koruptor manusia militer mimpi negara negeri Noto Bela Negara Noto Pendidikan Opini pemerintah pendidikan Politik presiden raja rakyat reformasi Rupiah sekolah dasar serba serbi sistem sok tahu tanya jawab tarian tentara tidak tuan uang umumpemilik tarian raja garuda
Hitam-Putih
Arsip Tag: krisis
5. Cara Keluar dari Krisis Indonesia
Pertama, dengan cara yang BENAR. Cara benar adalah cara yang tidak bertentangan dengan perintah TUHAN YANG MAHA ESA. Maksudnya, setiap kebenaran harus berdasarkan pada kebenaran sebelumnya. Kedua adalah cara Tarian Raja Garuda. Lanjut membaca
128. Sudah Basi
Rakyat Birokrasi bekerja di bidang jasa, dan untuk itu mereka mendapatkan uang. Sementara Rakyat Murni mengerjakan ”jasa”, dan untuk itu menghasilkan barang. Rakyat Birokrasi sebagai penyedia jasa harus mengeluarkan uang dua kali untuk bertahan hidup, yaitu untuk mendapatkan barang dan jasa. Sementara Rakyat Murni hanya mengeluarkan barang satu kali untuk mendapatkan jasa. Ini jelas sangat tidak adil. Oleh sebab itu, pola pemiskinan semacam ini harus dipangkas. Lanjut membaca
84. Reformasi Sungguhan
Unsur Kelompok II yang masuk ke Lahan 1 itulah SEHARUSNYA yang dikenal sebagai Pegawai Negeri. Modal mereka masuk ke Lahan 1 “hanyalah” keahlian yang diperoleh melalui pendidikan. Mereka Tidak pernah berbakti pada negara dalam membuka lahan kehidupan. Sesungguhnya, dengan menggunakan parameter tertentu, Pegawai Negara dapat dibedakan dengan Pegawai Negeri. Sesungguhnya, majikan Pegawai Negeri Sipil (PNS) adalah Pegawai Negara Sipil. Sesungguhnya, majikan Pegawai Negeri Militer (PNM) adalah Pegawai Negara Militer.

