10. INDONESIA di seberang Jalan Indonesia, indonesia

10. INDONESIA di seberang Jalan Indonesia, indonesia

Membaca judul tulisan di atas, mungkin akan membuat sebagian pembaca menjadi bingung. Tapi, tenang saja. Saya tidak bermaksud membuat Anda menjadi seperti itu. Justru, saya ingin mengajak Anda melewati Jalan Indonesia agar dapat mencapai INDONESIA dengan selamat.

INDONESIA yang ada di seberang Jalan Indonesia berbeda dengan indonesia. Jika Anda jeli, maka Anda akan dapat melihat ada tiga buah subjek di situ, yaitu: indonesia, Jalan Indonesia, dan INDONESIA.

indonesia adalah Indonesia kita sekarang. Katanya: pembangunan berhasil, pendidikan dan kesehatan gratis, dan berderet-deret keberhasilan yang lain. Masih katanya pula, pengangguran bertambah dari tahun ke tahun, penanganan KKN dengan korupsi sebagai primadonanya yang masih seperti itu, penegekan hukum yang masih berfilosofi pedang, hutan yang gundul, kenakalan remaja (dan mantan remaja), dan sederet potret hitam yang lain.

Tiga orde telah naik ke permukaan dan memimpin bangsa. Semuanya telah bekerja maksimal, saya dan Anda percaya. Terlepas dari segala kelebihan dan kekuranganya, semua orde menyisakan kenangan manis pada sebagian dan sebaliknya pada sebagian yang lain.

Saya tidak sedang menggiring Anda mengikuti alur pikiran saya. Namun, jika Anda mau berhenti sesaat dan “melepaskan kacamata Anda” maka Anda akan melihat bahwa ….. ternyata INDONESIA masih ada di seberang jalan, dan jalan itu bernama Jalan Indonesia.

Jalan Indonesia adalah “kepompong”. Saatnya para “ulat” bertobat, berhenti melakukan kesalahan dengan mencela pihak lain. Sebab, ternyata, yang mencela tidak lebih baik dari yang dicela. Sejarah telah membuktikan, hasil akhir Orde Lama adalah krisis politik 1965, hasil akhir Orde Baru adalah krisis keuangan 1998, dan Orde Reformasi adalah KKN dengan korupsi sebagai primadona. Sayang, untuk melewati Jalan Indonesia butuh waktu sembilan tahun, dan itu harga mati.

Memang, INDONESIA yang ada di seberang Jalan Indonesia baru dapat dilihat “gambarnya”. Silakan klik “Negeri Khayangan“. Dari gambar tersebut, Anda akan dapat melihat bahwa ternyata, ada tempat bagi semua dan seterusnya ….. Tidakkah Anda ingin hidup aman, tenteram, murah sandang, murah pangan, aman, tenteram, adil, makmur, dan sejahtera?

Jika Anda sudah merasa puas dengan kondisi sekarang, maka lupakan bahwa Anda pernah membaca tulisan ini. Namun, jika Anda ingin hidup lebih bermakna bagi generasi penerus maka persiapkan diri untuk melewati Jalan Indonesia.

Lepaskan kepentingan pribadi, kelompok, ataupun golongan. Mari bergandengan tangan, rapatkan barisan, satukan langkah, ayo maju bersama …
Wallahualam.

Tentang Sang Nata Sugiarno

Sang Nata Sugiarno bukan siapa-siapa ...
Pos ini dipublikasikan di Noto Negara dan tag , , . Tandai permalink.

7 Balasan ke 10. INDONESIA di seberang Jalan Indonesia, indonesia

  1. Make an impression going on! Thank consumers! I continually wished how to compose in my web site anything likes that. can I gettings component on A New respective content To my site?

  2. allex radio21 berkata:

    Hi, to start with I want to tell you that I follow your blog. Great post, I totally agree with you. Have a great day mate.

  3. Adam Labeau berkata:

    Interesting article and one which should be more widely known about in my view. Your level of detail is good and the clarity of writing is excellent. I have bookmarked it for you so that others will be able to see what you have to say.

  4. Pauletta Wilm berkata:

    i think end users allow a gorgeous nice url here… today was my 1st time subsequent here.. i only happened To find this doing a google search. anyway, excellent post.. i’ll be bookmarking this site as sure.

  5. magnificent send! I am searching being this facts for lengthy time and also we have on found this right here. I am a lucky friends as well as honestly it’ in truth crucial To me. Thanks being kindly sharing it via us.

  6. nusantaraku berkata:

    Hmmm…setelah membaca beberapa tulisan Bapak, ternyata banyak terselip bahasa Filosofis kuno.
    Btw, guru yah Pak?
    Karena dalam berbagai kesempatan, guru dan pendidikan tidak luput disoroti berkali-kali.
    Setiap Generasi memiliki kekurangan, hanya saja apakah kita mau belajar sejarah generasi.
    JAS MERAH

Komentar ditutup.