27. BELAJAR MENGHITUNG ALA INDONESIA

BELAJAR MENGHITUNG ALA INDONESIA

Ketika mereka ”yang besar-besar” sibuk mempesiapkan diri untuk pemilihan presiden (Pilpres) Juli 2009 mendatang, maka mereka ”yang kecil-kecil” sebaiknya sibuk mempersiapkan diri untuk belajar menghitung ala INDONESIA, bukan ala Hindu Arab.

Persiapan itu mutlak perlu agar, jika sewaktu-waktu terjadi banjir uang di Jalan Indonesia dan lamanya sembilan tahun, mereka tidak gagap. Ingat, bahwa masa tempuh Jalan Indonesia adalah 9 tahun. Ingat pula bahwa INDONESIA ada di seberang Jalan Indonesia, indonesia.

Anda boleh percaya dan boleh juga tidak percaya bahwa untuk bisa masuk ke Jalan Indonesia, segala macam bentuk “penyakit” latah harus sembuh, dan Anda harus gila –Gila Indonesia. Jika Anda merasa yakin tidak latah lanjutkan membaca naskah ini. Namun, jika Anda takut terjangkit “virus” Gila Indonesia setelah mambaca naskah ini, lebih baik keluarlah dari situs ini sekarang juga, dan pergilah sejauh mungkin.

Bacalah dengan benar lambang-lambang bilangan ini :
1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9,10, … 99, 100, 891, 999, 1000, … 1234, 5678, 6789, 9999, 10000

Mari kita cocokkan bacaan Anda :
satu, dua, tiga, empat, lima, enam, tujuh, delapan, sembilan, sepuluh, … sembilan puluh sembilan, seratus, delapan ratus sembilan puluh satu, sembilan ratus sembilan pulus sembilan, seribu, … seribu dua ratus tiga puluh empat, lima ribu enam ratus tujuh puluh delapan, enam ribu tujuh ratus delapan puluh sembilan, sembilan ribu sembilan ratus sembilan puluh sembilan, sepuluh ribu.

Apakah bacaan Anda seperti itu? Yakin? Yakinkan sekali lagi! Jika Anda membaca seperti itu dengan segala hormat, Anda termasuk pengidap latah! Maaf, sekali lagi maaf … Saya tidak peduli, siapapun Anda … latah.

Membaca ala INDONESIA lambang bilangan di atas adalah :
satu, dua, tiga, empat, lima, enam, tujuh, delapan, sembilan, sepuluh, …sembilan puluh sembilan, seratus, delapan ratus sembilan puluh satu, sembilan ratus sembilan puluh sembilan, sepuluh ratus, … dua belas ratus tiga puluh empat, lima puluh enam ratus tujuh puluh delapan, enam puluh tujuh ratus delapan puluh sembilan, sembilan puluh sembilan ratus sembilan puluh sembilan, seribu.

Jika Anda membaca seperti bacaan di atas, Anda tidak latah tetapi telah mulai terjangkit “virus” Gila Indonesia. Maaf, bukan maksud saya mempermainkan Anda. Tapi, memang begitulah kenyataannya. Hanya ada dua alternatif, melanjutkan diri menjadi bagian bangsa yang latah atau menjadi pengidap “virus” Gila Indonesia.

Bisa Anda bayangkan betapa bangkrutnya negara ini gara-gara mereka “yang besar-besar” belum bisa menghitung dengan benar … Baru empat digit saja sudah salah, apalagi dua belas digit … apalagi lima belas digit …

Oleh karena itu, dalam hati Anda tambahkan satu syarat bagi Calon Presiden 2009 yaitu sudah bisa menghitung ala INDONESIA. Selebihnya, baca Revolusi Bilangan Start Sebuah Keadilan dan periksa lampiran-lampirannya.

Wallahuaalam.

Tentang Sang Nata Sugiarno

Sang Nata Sugiarno bukan siapa-siapa ...
Pos ini dipublikasikan di Noto Bilangan dan tag , , , . Tandai permalink.

Satu Balasan ke 27. BELAJAR MENGHITUNG ALA INDONESIA

  1. diamontina berkata:

    societies president extinctions running issue impact beginning

Komentar ditutup.