36. “Jadi Enggak Ya”, Pemilihan Presiden 2009?

Jadi Enggak Ya, Pemilihan Presiden 2009?

”Perang” jargon mulai terdengar dari ”padang kurusetra” televisi. Para jagoan mulai meniupkan terompet saktinya. Si X bilang, ”A”. Si Y bilang, ”B”, Si Z pun bilang, ”C”.
Di “padang kurusetra” semua bertemu dalam perang segitiga. Lazimnya, perang hanya ada segi dua … Bukan segitiga …

Ketika perang segi dua terjadi, maka dua blok akan bersatu untuk menggempur blok lain. Dalam hal ini, ada enam kemungkinan.
Perhatikan:
a. SBY ber-Budi lebih cepat lebih baik, Pro Mega
b. SBY ber-Budi Pro Mega, lebih cepat lebih baik
c. Lebih cepat lebih baik, SBY ber-Budi Pro Mega
d. Lebih cepat lebih baik, Pro Mega SBY ber-Budi
e. Pro Mega, SBY ber-Budi lebih cepat lebih baik
f. Pro Mega, lebih cepat lebih baik SBY Ber-Budi

Mari kita renungkan bersama tentang hasil akhirnya. Sudahkah Anda menemukan jawaban? Jika Anda merenung lebih dalam, dibolak-balik, dibolak-balik lagi, dan terus dibolak-balik lagi maka hasil akhirnya adalah sama.

Memang, mereka sama. Sama, sama, dan sama. Mereka semua adalah sama-sama ”mantan murid guru sini –yang besar-besar– dengan ilmu sana”.

Masih dari televisi, hasil akhir usia negeri ini pada tahun ke 64 adalah Negara Terkorup se Asia. Jika Anda malu, bersiap-siaplah untuk Meretas Jalan Menuju Indonesia Raya (Bagian 1 dan 2). Jika tidak malu, ya tidak apa-apa … ”Sungguh, tidak apa-apa. Lanjutkan terus Pemilihan Presiden 2009”. Meskipun kata orang alim, malu sebagian dari iman.

Wallahualam.

Tentang Sang Nata Sugiarno

Sang Nata Sugiarno bukan siapa-siapa ...
Pos ini dipublikasikan di Catatan Pinggir dan tag , , . Tandai permalink.

5 Balasan ke 36. “Jadi Enggak Ya”, Pemilihan Presiden 2009?

  1. sugiarno berkata:

    Hmm, seperti dugaan saya semula … Tetap terlaksana dengan hasil yang sama … masih seperti yang dulu. Hanya bisa prihatin.

  2. romailprincipe berkata:

    Rakyat nomer dua kalau mau ditipu..lihat siapa yang benar menurut masing2 pribadi, tetapi jangan banyak mimpin bisa cepat berubah…

  3. Asyiro berkata:

    Padang perang tanding ‘Kurusetra’ memang sudah menanti. Para Jargon juga sudah siap dg ancang-2 dan siasatnya. Hasil akhirnya juga sudah bisa dibayang-bayangkan. Tapi mari berhening, rakyat…? Apapun alasannya rakyat harus nomersatu (bukan sbg tumbal) dan Pilpres ’09 harus jujur, adil & jantan. Mereka yg berhati jujur dan berjiwa adil adalah JANTAN (meski harus kalah) dan mau rendah hati.

    Salam kenal,mas.
    Mampir ke
    http;//carolusispryono.blogdetik.com
    http://jeansboeloek.multiply.com

Komentar ditutup.