54. Ini sungguhan, tidak sedang menyindir siapa-siapa

54. Ini sungguhan, tidak sedang menyindir siapa-siapa

Saya pernah mempunyai sebuah kolam kecil. Luasmya, kurang lebih dua meter persegi. Tempatnya di samping rumah, di dalam pagar. Jadi, bisa dikatakan aman dari gangguan tangan-tangan jahil anak-anak tetangga.

tenang

Ikan hias di Kebun Binatang Surabaya

Suatu hari, saya tabur ikan mujair. Konon, jenis ikan ini tergolong mudah dalam hal pemeliharaannya. Ikan murah, tidak bermerek, serta tidak rewel dalam hal makanan. Jadi, menurut saya, cukup lumut-lumut kecil yang tumbuh di dalam kolam tersebut sebagai makanannya.

Saya sering sempatkan duduk di samping kolam sembari mengamati tingkah laku mereka. Ternyata, meskipun hidup di dalam kolam yang sama, di air yang sama, mereka pun suka berantem dengan sesamanya. Tentu saja yang suka melakukan perilaku ini adalah ikan-ikan besar. Ikan-ikan kecil tidak ikut-ikutan dalam hingar-bingar tersebut. Tidak ada ikan kecil yang membantu ikan besar untuk mengalahkan ikan besar yang lain. Justru, mereka menjauh, menjauh, dan menjauh sejauh mungkin … mungkin juga untuk mencari selamat.

Kejadian tersebut, biasanya dimulai ketika seekor ikan besar –entah sengaja, entah tidak sengaja– memasuki “daerah kekuasaan” ikan besar yang lain. Pemangku kekuasaan “daerah itu” langsung turun menghadang dan terjadilah “pertempuran seru”. Mereka saling kejar, masuk ke “daerah kekuasaan” ikan besar yang lain lagi. Akhirnya, yang berkejar-kejaran pun bertambah. “Pertempuran” ikan makin seru …

Untunglah, mereka hanya ikan mujair, ikan murah tidak bermerek. Untung pula, tempat mereka hanyalah di kolam rumah saya yang luasnya hanya kurang lebih dua meter persegi. Masih untung pula, sejak semula bangsa Indonesia sudah mengambil simbul Garuda, bukan Ikan. Coba kalau Ikan … Hmm, apa jadinya? Coba, kalau mereka manusia … Hmm, apa jadinya?

Ini sungguhan, saya tidak sedang menyindir siapa-siapa. Suer!!!

Tentang Sang Nata Sugiarno

Sang Nata Sugiarno bukan siapa-siapa ...
Pos ini dipublikasikan di Catatan Pinggir dan tag , . Tandai permalink.

5 Balasan ke 54. Ini sungguhan, tidak sedang menyindir siapa-siapa

  1. Indrawati ajach. berkata:

    Ikan kecil ikan besar berkejar kejaran, saling memperebutkan makanan atau kekuasaan ?
    Lagi lagi kekuasaan hukum rimba terjadi di mana mana di…

    • sugiarno berkata:

      Begitulah, suatu ketika, karena hanya bikin ribet, kolam pun saya bongkar. Mmm, maksud saya nyuruh orang dan ikannya digoreng … lumayan dapat tambahan gizi …

  2. men999 berkata:

    Ini sungguhan, tidak sedang menyindir siapa-siapa gan…

Komentar ditutup.