84. Reformasi Sungguhan

Secara harfiah, reformasi berarti kembali ke formasi awal. Artinya, kembali ke format Proklamasi, 17 Agustus 1945. Untuk kembali ke formasi tersebut tidaklah mudah, semua telanjur kacau dan semarawut. Orang-orang pintar biasa menyebutnya dengan krisis multidimensi. Memang pahit, tapi itulah kenyataannya.

Jika berani mengedepankan kejujuran intelektual, format yang telah disusun oleh para pendahulu Bangsa Manusia Indonesia sudah bagus. Siapa yang berada di dalam struktur dan siapa yang berada di luar struktur telah tersusun tanpa ada paksaan. Hanya karena ruh pendidikan yang aindonesiais maka semua yang berawal bagus menjadi berakhir tidak bagus. Sekedar mengingatkan, perhatikan format awal berikut ini

84. Reformasi Sungguhan pdf

Tentang Sang Nata Sugiarno

Sang Nata Sugiarno bukan siapa-siapa ...
Pos ini dipublikasikan di Noto Lahan Kehidupan dan tag , , , , , , , . Tandai permalink.