85. PAMONG ALAM

85. PAMONG ALAM

Pamong adalah padanan kata inang. Pamong juga padanan kata abdi atau pelayan. Jika Anda tidak mendapati padanan kata tersebut dalam kamus Bahasa Indonesia, maka hari ini pengetahuan Anda bertambah satu. Sedangkan yang dimaksud dengan alam –dalam hal ini– adalah semua lahan kehidupan yang bersinggungan langsung dengan bumi. Oleh karena itu, alam mencakup daratan dan perairan, meliputi di atas permukaan bumi (angkasa), permukaan bumi, dan di bawah permukaan bumi.

Pamong Alam ditopang oleh sepuluh pamong lain yaitu : 1. Pamong Pertanian; 2. Pamong Peladang; 3. Pamong Perkebunan; 4. Pamong Peternakan; 5. Pamong Kehutanan /Utas; 6. Pamong Perajin; 7. Pamong Nelayan /kelautan ; 8. Pamong Perlistrikan /Energi; 9. Pamong Pertambangan; 10. Pamong lain-lain. Dengan kata lain, Pamong Alam adalah pemimpin bagi mereka yang menyandarkan hidupnya pada hasil alam secara langsung.

Pertanyaannya sederhana, mampukah mereka menentukan dan memilih pemimpinnya sendiri? Kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa para petani sudah mempunyai pemimpin dalam organisasi mereka sendiri. Artinya, mereka sudah mengkristal. Mereka sudah bisa memilih sendiri, siapa yang layak dijadikan pemimpin dan siapa yang layak dipimpin. Dalam memilih pemimpin, mereka tidak menghabiskan uang negara. Dalam memilih pemimpin, mereka tidak berlebihan dalam menghabiskan dana, tenaga, pikiran, dan waktu. Nyaris, semua berjalan secara alami. Demokrasi mereka cukup cantik.

Kaum nelayan pun sudah mengkristal. Mereka telah pula memiliki organisasai yang bisa menyuarakan kepentingsn mereka. Saya rasa, semua peri kehidupan lahan ini sudah menyatu. Dengan demikian hanya tinggal memberikan sedikit polesan saja.

Pada dasarnya, Pamong Alam mempunyai dua kewajiban utama. Kewajiban pertama adalah memberdayakan, membudidayakan, dan melestarikan alam. Kewajiban kedua adalah melindungi, menjembatani, dan menyuarakan kepentingan rakyatnya pada tiap level pemerintahan.

Sehubungan dengal hal itu maka Pamong Pertanian adalah pemimpin bagi para petani. Kewajiban Pamong Pertanian, antara lain menjaga lahan pertanian agar tidak susut karena pembangunan, membangunkan lahan tidur dengan proyek-proyek padat karya di bidang pertanian, melestarikan kemurnian jenis tanaman pertanian tertentu, dan sebagainya. Semua itu adalah wujud dari bela negara dari Pamong Pertanian khususnya dan para petani pada umumnya.

Kelak, jika Petani Indonesia terbangun dari tidurnya yang panjang, mereka akan terkaget-kaget karena tanah persawahan telah susut dengan sangat luar biasa. Kelak, jika Nelayan Indonesia terjaga dari buaian mimpi indahnya merdeka, mereka akan terkejut-kejut sebab terumbu karang sebagai habitat ikan telah rusak parah. Kelak, jika Pamong Kehutanan /Utas tersadar dari sihir global, mereka akan tertegun-tegun melihat rusaknya hutan di mana-mana, dan seterusnya, dan seterusnya.

Saya berharap, Anda dapat menerjemahkan sendiri kewajiban dari pamong-pamong yang lain beserta kaum mereka. Sebab, semakin mereka sadar akan kewajibannya –seharusnya– maka semakin dekat hak-hak mereka terpenuhi

Dalam format demokrasi Indonesia di Negeri Khayangan, Pamong Alam masuk dalam kuadran rakyat murni. Mereka memiliki identitas yang jelas. Jadi, mereka bukan massa mengambang. Oleh karena itu, antarkan mereka masuk ke gedung parlemen, entah bagaimana caranya. Itu jika kacang tidak lupa pada kulitnya. Itu jika berbudi …

“Mas, bangun …!” bisik ibunya anak-anak lembut.
Ah, rupanya hanya mimpi. Jika mimpi-mimpi saya mengganggu Anda, maafkanlah …
Wallahualam.

Tentang Sang Nata Sugiarno

Sang Nata Sugiarno bukan siapa-siapa ...
Pos ini dipublikasikan di Noto Lahan Kehidupan dan tag , , , . Tandai permalink.