95. PAMONG KOMUNIKASI

95. Pamong Komunikasi

Bisa Anda bayangkan betapa kacaunya hidup ini jika sampai terjadi keterputusan komunikasi informasi antara kanan dan kiri, antara atas dan bawah, antara sana dan sini, dan antara-antara yang lain. Memang, komunikasi verbal dua arah tidak selalu memerlukan pihak ketiga. Namun, ketika informasi yang dikomunikasikan menyangkut hajat orang banyak maka media perantara menjadi sangat penting.
Rakyat murni yang memposisikan diri sebagai perantara informasi disebut Natar Komunikasi. Oleh karena itu, mereka menguasai alur komunikasi dari hulu sampai ke hilir. Hulu komunikasi ada pada sumber informasi (baca: nara sumber), sedangkan hilirnya ada pada khalayak umum yang memerlukan informasi tersebut.
Rakyat komunikasi dimulai dari para wartawan, kurir, pos, sampai dengan perusahaan raksasa yang bergerak dalam bidang itu. Oleh karena itu, menjadi wajar jika mereka memiliki pemimpin. Juga menjadi wajar jika para pemimpin tersebut mendapatkan tempat untuk menyuarakan kepentingan mereka, misalnya dalam hal perlindungan /keselamatan kerja.
Mengingat jumlah mereka yang hanya sedikit maka menjadi sangat berat kewajiban rakyat komunikasi. Sebab, selain berkewajiban mencari berita guna melayani pencari berita, mereka juga mempunyai kewajiban menjadi filter berita itu sendiri. Layak tidak layaknya sebuah informasi disebarkan untuk umum, tingkat kerahasiaan informasi, dan (bila perlu) melindungi kerahasiaan sumber informasi menjadi tanggung jawab moral baginya. Lebih-lebih dengan kian mudahnya dunia maya menembus dinding rumah rakyat …
Ada kemungkinan Pamong Komunikasi belum dapat muncul pada level kelurahan, desa, kecamatan, kawedanan, maupun kota. Kemungkinan sososk ini baru akan muncul pada level kabupaten. Sungguhpun demikian, pada level negara, Pamong Komunikasi menduduki 10 % dari kursi di parlemen. Pamong Komunikasi adalah pemimpin rakyat murni dengan Natar Komunikasi. Adalah menjadi kewajiban bela negara bagi kita semua untuk mengantarkan mereka untuk sampai ke sana.
Wallahualam.

Tentang Sang Nata Sugiarno

Sang Nata Sugiarno bukan siapa-siapa ...
Pos ini dipublikasikan di Noto Lahan Kehidupan dan tag , , , . Tandai permalink.