9. Penebusan Burung Pipit vs Penebusan Raja Garuda

9. Penebusan Burung Pipit vs Penebusan Raja Garuda

Sebuah kurungan besar berdiri kokoh di atas jok sebuah sepeda motor milik seorang pedagang. Isinya adalah burung-burung pipit. Riuh rendah suara mereka, mencicit sembari berusaha keluar dari penjaranya.
Ternyata, sekalipun mereka sudah berusaha keras -dan mungkin sudah mati-matian, usahanya gagal. Harap maklum, namanya juga hanya burung pipit.

Pipit Kecil

Pipit Kecil

Masih ternyata, untuk menebus sepasang pipit kecil –lengkap dengan sangkar kecilnya, saya harus mengeluarkan Rp 4000,- (baca: empat ribu rupiah) dibayar tunai.

Saya tahu bahwa tidak ada yang gratis. Karena itu muncul pertanyaan sederhana, berapa rupiah yang harus saya keluarkan untuk menebus RAJA GARUDA? Apakah Rp 1 dengan 32 nol di belakangnya sudah cukup? Jika cukup, gunakan dana tersebut untuk menyelesaikan Revolusi yang Belum Selesai. Jika masih kurang, beritahulah saya …

Ketahuilah, 1 dengan 32 nol di belakangnya adalah sejuta di INDONESIA yang ada di seberang Jalan Indonesia, indonesia.
Masih ternyata lagi, kalau hanya uang, INDONESIA itu kaya … Tinggal bilang, minta berapa … Tidak perlu lagi membangun kebohongan di atas kebohongan. Semuanya sudah jelas dan sangat telanjang🙂

Tentang Sang Nata Sugiarno

Sang Nata Sugiarno bukan siapa-siapa ...
Pos ini dipublikasikan di Bernomor dan tag . Tandai permalink.