18. Perlukah menyederhanakan pola penjaringan CPNS dengan profesi guru?

18. Perlukah menyederhanakan pola penjaringan CPNS dengan profesi guru?
Jawaban:
Sesungguhnya, modal untuk menjadi guru tidak cukup hanya dibuktikan dengan selembar ijazah keguruan (a).

Menjadi guru adalah sebuah pengabdian pada negara dan pada masyarakat. Modal lain untuk menjadi seorang guru adalah telaten. Modal ini tumbuh dari dalam hati, dengan demikian tidak ada ijazahnya. Sungguhpun demikian, modal ini dapat dibuktikan keberadaannya setelah yang bersangkutan terjun di lapangan (b).
Di samping itu, pada sekolah-sekolah banyak dijumpai guru-guru dengan status tenaga wiyata bhakti. Umum biasa menyebut mereka dengan Guru Sukwan (c).
Sekarang, mari kita tarik ke kondisi riil di lapangan. Terlepas dari tudingan adanya main mata pada setiap pemerintah mengumumkan penjaringan CPNS dengan profesi guru, animo pun membludak.
Untuk itu, agar (a), (b), dan (c) dapat berjalan dalam harmoni yang indah maka siapa yang berada di tempat pada saat yang tepat, dialah pemenangnya. Maksudnya, sebagai contoh: Pada Sekolah X, dibutuhkan guru dengan Kualifikasi Y. Jika pada sekolah tersebut sudah ada Guru Sukwan dengan Kualifikasi Y maka secara otomatis Guru Sukwan tersebutlah yang diangkat sebagai CPNS dengan profesi guru. Dengan begitu, semua belajar antri –termasuk calon guru.
Tes CPNS dengan profesi guru baru diselenggarakan jika pada Sekolah X tidak memiliki Guru Sukwan yang sesuai dengan kualifikasi yang dibutuhkan. Penyelenggara tes -nya pun cukup di level sekolah yang bersangkutan. Pertanyaannya, bagaimana jika terjadi kolusi dan nepotisme? Kalaupun terjadi, wajar. Namanya juga manusia, siapa yang akan menolong Calon Guru jika bukan Guru? Jika Calon Guru minta tolong ke Tukang Tilep, jelas salah alamat …
Hmm, sudah waktunya belajar tidak lagi mempersulit hal-hal yang sesungguhnya sederhana, sudah waktunya belajar tidak mencari-cari alasan mempersulit kehidupan orang lain, sudah waktunya tidak memberi harapan kosong kepada Guru Sukwan.
Kesimpulannya, penyederhanaan penjaringan CPNS dengan profesi Guru sangat perlu.

Tentang Sang Nata Sugiarno

Sang Nata Sugiarno bukan siapa-siapa ...
Pos ini dipublikasikan di Tanya Jawab dan tag , , , , , . Tandai permalink.