10. GARUDA -ku masih kalah

10. GARUDA -ku masih kalah

Teorinya : Tidak boleh melihat orang yang sedang mandi. Sebab, orang mandi tidak mau dilihat juga tidak mau dilihat. Apalagi jika yang mandi adalah orangtua, sedangkan yang melihat adalah anak. Sultan adalah orangtua. Presiden adalah anak. Sultan Hamengku Buwono X adalah Gubernur. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono adalah Kepala Negara. Keduanya sama-sama benar, sama-sama salah. Skor = 0 : 0

baju eyang

baju eyang


Bagaimana skor DIY vs Jakarta? DIY sudah membuktikan diri sebagai ibukota kala Perang Kemerdekaan (= Zaman Revolusi). Jakarta, sampai detik ini BELUM BISA menyelesaikan Revolusi Yang Belum Selesai. Dengan demikian skor = 1 : 0
Kesimpulannya, GARUDA -ku masih kalah, masih belum bisa terbang. Jangan menyerah, carilah gunung tertinggi yang pernah KAU lihat, dakilah sampai ke puncaknya, dan melompatlah dari sana. InsyaAllah, akan berakhir baik bagi semuanya.

Tentang Sang Nata Sugiarno

Sang Nata Sugiarno bukan siapa-siapa ...
Pos ini dipublikasikan di Bernomor dan tag , , , , , , . Tandai permalink.

2 Balasan ke 10. GARUDA -ku masih kalah

  1. Company profile berkata:

    posting menarik.. semangat tuk terus berbagi..

Komentar ditutup.