Balada Raja Tua

Balada Raja Tua

Hmm, karena bau kentut yang sangat menyengat maka si kecil pun berdendang,
Bang = 1
bang = 2
tut = 3
cen = 4
de = 5
la = 6
wa = 7
wa = 8
si = 9
a = 10
pa = 11
bau = 12
ken = 13
tut = 14
di = 15
tem = 16
bak = 17
ra = 18
ja = 19
tu = 20
a = 21

Ooo …, ternyata yang kentut, yang bernomor 21
Hayo, siapa …,” teriak si kecil lantang membuyarkan lamunan semuanya.


Anda harus berpikir jernih untuk bisa menemukan si Raja Kentut yang telah berhasil memabokkan seisi negara ini.
Jika sudah ketemu, sanggupkah memaafkannya? Bagaimanapun, beliau telah berjasa …
Jika sanggup, bersiaplah untuk menjadi bangsa yang besar. Sebab, bangsa besar mampu memaafkan kekeliruan pahlawannya – yang tidak disengaja.


Stt, Ibu Jawa berbisik,”1 = eka (tunggal); 2 = dwi; 3 = tri; 4 = catur; 5 = panca; 6 = sad; 7 = sapta; 8 = hasta; 9 = nawa; 10 = dasa”.
(mudah-mudahan si kecil tidak salah dengar, habis bisikannya luembut banget) …

Tentang Sang Nata Sugiarno

Sang Nata Sugiarno bukan siapa-siapa ...
Pos ini dipublikasikan di Menjitak Bintang dan tag , , , . Tandai permalink.