Daftar Isi


DAFTAR ISI UTAMA

1. Nasihat Kepada Presiden
2. Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Negara
3. Nilai Presiden
4. Bangsa Manusia Indonesia
5. Banjir Uang
6. Meretas Jalan Menuju Indonesia Raya 2
7. Gila Indonesia (novel)
8. Periodesasi Kepala SD sebagai sebuah pengkhianatan Birokrat Pendidikan terhadap Pancasila
9. Golek Kencono (drama)
10. INDONESIA Di Seberang Jalan Indonesia, indonesia
11. Lomba Pidato Mantan Murid
12. Revolusi Bilangan Start Sebuah Keadilan
13. Meretas Jalan Menuju Indonesia Raya 1
14. Kepala Sekolah, Bukan. Guru, Juga Bukan
15. Majikan Pegawai Negeri Sipil Dengan Profesi Guru
16. Ayo, Belajar Bela Negara
17. Merah Jangan Luntur agar Putih Tidak Pudar
18. Belajar Menghormati Pahlawan
19. Berhentilah Membangun Kebohongan di Atas Kebohongan
20. Sebuah Refleksi
21. Korupsi Hanyalah Pengalih Perhatian
22. Jangan Kejar Koruptor
23. Bukan Salah Presiden
24. Pegawai Negeri Sipil Fiktif
25. Perubahan Dimulai Dari Diri Sendiri
26. Dasar Bela Negara
27. Belajar Menghitung Ala Indonesia
28. Ketika Rupidin Bangun
29. Dirgahayu Pendidikan Indonesia
30. Ketika Guru Datang Ke Sekolah
31. Sertifikasi Guru Kepagian
32. Ekonomi Indonesia
33. Pemekaran dan Penggabungan
34. Mencabut Tahi Lalat yang Tumbuh di Mata
35. 2009 adalah Tahun Ketar-Ketir
36. “Jadi Enggak Ya,” Pemilihan Presiden 2009
37. Guru Wajib VS Wajib Guru dan Rentetannya
38. Pendidikan di INDONESIA yang ada di seberang Jalan Indonesia, indonesia
39. Menanti Tuan di Depan Pintu
40. Anekdot
41. Saatnya Berpikir Ulang
42. Malin Kundang
43. Dewan Agama, Harus
44. Noto Penguasa
45. Indonesia Menanti
46. Pipis Rp 1000,00, Murah?
47. Katakan, “Tidak” pada Korupsi –Kalau Sedikit
48. Malunisasi
49. Kelurahan Indonesia
50. Rakyat Indonesia
51. Bangsa Manusia Indonesia
52. Ini Sungguhan, Bukan Nyindir Siapa-Siapa
53. Bela Negara “Rupiah”
54. Ini Sungguhan, Bukan Nyindir Siapa-Siapa
55. Percayalah, Anda Bukan Koruptor
56. Gubernur Jenderal Lautan Nusantara
57. Jujur Saja
58. Belajar Menjadi Manusia Indonesia
59. Ini Sungguhan. Yakin, “Tidak” Menyindir Siapa-Siapa
60. Tempat Dewa di Khayangan
61. Belajar (Mem-) Bela Negara Indonesia
62. Suka Berantem = Generasi Terlambat Lahir
63. Indonesia Negara yang Terlalu Maju
64. Tuan Jadi-Jadian
65. Jangan Berdiri di Depan Pintu
66. Guru Penjaga Perbatasan
67. Larangan Makan Kulup
68. Belajar (Mem-) Bela Negara Bahasa Indonesia
69. Lembaran Baru
70. Hanya Mangkir Satu Hari
71. Belajar (Mem-) Bela Negara “Ilmu Indonesia”
72. Refisi Bilangan Rupiah
73. Krisis Indonesia
74. Tarian Raja Garuda
75. Uang Sekali Pakai
76. Melanjutkan Mimpi Bahasa Indonesia
77. Korupsi adalah Musuh Bersama
78. Koruptor VS Pahlawan
79. Reformasi Birokrasi?
80. Bukan Lapar Nasi
81. Menghitung Sisa Uang Koruptor
82. Kanal 1
83. Pamong Seni Budaya
84. Reformasi Sungguhan
85. Pamong Alam
86. Pamong Jasa
87. Pamong Pedagang
88. Kanal 2
89. Pamong Transportasi
90. Belajar Berhitung Lagi
91. Hanya
92. Pamong Industri
93. Kanal 3
94. Bentuk Bela Negara
95. Pamong Komunikasi
96. Pamong Rakyat X
97. Kanal 4
98. Melirik Bela Negara Sekolah Dasar
99. Kanal 5
100. Bilal Bin Rabah
101. Antara Penguasa Negara dengan Penguasa Negeri
102. ”Tidak” Ada Damar Wulan di Indonesia
103. Kanal 6
104. Kanal 7
105. Membangungkan Tuan ”Harimau” Lahan Kehidupan
106. Gugus Satuan Teritorial INDONESIA yang ada di seberang Jalan Indonesia, indonesia
107. Damar Wulan (drama)
108. Timbangan Lain untuk Gayus
109. Hanya Satu Wajah
110. Koruptor = Penderita Diare Uang, Anti Koruptor = Penderita Sembelit Uang
111. Belajar Mencintai Rupiah
112. Menemukan Harta Karun
113. Ketika Anak Sapihan Rewel
114. Antara Pendidikan dengan Kembang Plastik
115. Cinta Militer Indonesia
116. Bukan Sekadar Menteri Keuangan
117. Jeda Politik
118. Dengan Bercerita Membangun Karakter Anak
119. Bela Negara Guru
120. Politik adalah Pengabdian
121. Asisten Guru Kelas
122. Militansi Sipil
123. Mandi Bersama Bidadara
124. Belajar Bicara Jelas
125. Gayus, Sebuah Profesi Kedua, Sebuah Jenis Pekerjaan Baru
126. Menyongsong Kebangkitan Agama Indonesia
127. Pegemis bukan Pengemis
128. Sudah Basi
129. ”Tidak” Ada Pejabat Mesum
130. INDONESIA MASIH KOSONG –ralat– INDONESIA MASIH indonesia
131. Ibukota Boyong, Kemana?
132. Perjanjian Lama Indonesia
133. Perjanjian Baru Indonesia
134. Damai Itu Indah
135. Perang Kembang
136. Umar bin Khotob Masuk Islam
137. Kunjungan Rumah, Sebuah Bentuk Komunikasi yang Sering Terlupakan

Tanya Jawab Tarian Raja Garuda

1. Apa saja contoh negara yg memasuki tahap Prakondisi lepas landas dan Lepas landas?
2. Apa perbedaan tipe budaya polik di indonesia pada masa demokrasi liberal, ORLA , ORBA, Reformasi, dan awal kemerdekaan?
3. Berapa rupiah besar tunjangan wali kelas yang layak?
4. Kenapa sih para polisi kita terlihat gemuk2 ya.. gk seperti anggota TNI…?
5. Wakil Umat/rakyat Malas! Apa yang bisa diharapkan?
6. Penting gak sih pemberian grasi bagi para koruptor?
7. Sistem Pendidikan Zaman Dahulu vs Zaman sekarang?
8. Budaya politik yang bagaimana yang sangat menonjol dalam sistem politik di Indonesia?
9. Rumah dinas, milik siapa?
10. Indonesiaku, sudahkah tercapai tujuan adil dan makmur?
11. Apakah yang di maksudkan dengan raja berperlembagaan?
12. Bagaimana cara menghormati institusi raja?
13 Haruskah menghormati institusi agama?
14. Apa akibat dari buta huruf 100% terhadap Aksara Indonesia?
15. Komunis, siapa takut? Kapitalis, siapa pula yang takut?
16. Presiden bencana alam, apakah itu?
17. Bagaimana Cara Mengatasi Penganggur Terselubung?
18. Perlukah menyederhanakan pola penjaringan CPNS dengan profesi guru?
19. Perlukah Petani Melakukan Bela Negara?
20. Apakah dampak globalisasi dalam bidang hankam?
21. Apa arti dari menggungguli masyarakat?
22. Berapa gaji yang patut untuk seorang presiden?
23. Beneran ga ya indonesia ini negerinya para *******?
24. Bagaimana kalau negara kita tercinta ini dijajah kembali? Apa kalian siap berjuang untuk Indonesia ini?
25. Bagaimana pendapat anda apabila seorang presiden suatu negara meminta kenaikan gaji?
26. Bagaimana cara membangkitkan rasa Nasionalisme untuk membela bangsa indonesia ini?
27. Di mana posisi Tentara Tuhan?
28. Apa kaitan kebijakan politik dan geografi dengan geopolitik ?
29. Apa yang membuat Indonesia susah menjadi negara maju?
30. Siapakah yang Harus Membongkar Korupsi Uang?
31. Bank An U itu jahat atau tidak ?
32. Apa tujuan adil?
33. Mungkinkah Indonesia dijajah negara lain lagi?
34. Sudah berhasilkah pemberantasan korupsi di Indonesia?
35. Apakah raja digaji?
36. Bagaimana Prosentase Pembagian Pendapatan dari Barang Temuan?

Penyedap
1. Menjaring Matahari:
-mu Membantu Eyang Guru
Rohani Demam
Pak Kacuk
Mental Kuli
Matahari -pun Tertunduk Malu
Berkunjung
Usai Pementasan
Telur Dadar
Naik Daun
Maaf, hanya sambal the RI
Tahun Baru Indonesia

2. Menggamit Rembulan
Garudaku Masih Kalah
Penebusan Burung Pipit VS Penebusan Raja Garuda
Bernostalgia dengan Senyum Ibu Pertiwi
Hanya Sebuah Tangan Kuat

3. Menjitak Bintang

Maaf
Mimpi Si Mas
Ternyata, Umar O hanya minta uang
Balada Raja Tua
Ketika Bethara Kala Indonesia berkata,
Reformasi Pangkat

76 Balasan ke Daftar Isi

  1. Great blog. Lots of websites like yours cover subjects that just aren’t covered by magazines. I don’t know how we got on 15 years ago with just newspapers and magazines.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s